Agama Aborigin
Abdul Malik
(1110032100053)
A.Sejarah
Agama Suku Aborigin di Australia
Kata”Aborigin”
kata Aborigin dalam bahasa Inggris mempunyai arti”penduduk asli/penduduk
pribumi”,dan mulai digunakan sejak abad ke-17 untuk mengacu kepada penduduk
asli Australia saat itu. Sebutin ini diambil dari bahasa latin”ab origine”,yang
berarti”dari awal”dan diperuntukan bagi penduduk yang sejak semula tinggal
disuatu daerah atau pulau.[1]Bahasa
asli suku Aborigin terkait dengan bahasa Australia dikenal dengan bahasa
Nyungan dan non-Pama Nyungan.
B.Asal
Usul Suku Aborigin
- Bangsa Aborigin
Aborigin
merupakan penduduk asli benua Australia .
Aborigin Australia
merujuk pada orang Aborigin dan penduduk pulau dari selat Torres. Sekitar 70
ribu tahun silam Aborigin menempati Australia .[2]
-
Budaya Aborigin
Etnik
Aborigin mengembangkan budaya mereka sendiri sesuai kondisi lingkungan. Mereka
hidup dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan(food gathering).
Budaya
yang terkenal dari suku Aborigin adalah senjata berburu yang sering digunakan ialah Bumerang.. Suku Aborigin
berburu binatang liar seperti kanguru(binatang khas Australia ).[3]
-
Kontak Budaya Luar
Orang
Aborigin pertama kali kontak dengan orang Indonesia ,ini
dibuktikan dari kegiatan pencarian Tripang yang dilakukan oleh pelaut-pelaut Makassar (Bugis). Kisah pencarian tripang ini menjadi
kontak budaya antara suku Aborigin dengan pendatang-pendatang Bugis.
-
Tradisi
Menurut
tradisi Aborigin,tanah merupakan bahagian yang sangat penting dalam kehidupan
mereka. Tanah bersifat sacral,pemilik tanah mutlak untuk menjaga keharmonisan
jagad raya. Daratan Australia
dibatasi oleh suku Aborigin dengan wilayah sucinya(border),diwilayah itulah
mereka melakukan berburu,mengumpulkan bahan makanan dan melaksanakan
upacara-upacara keagamaan.
C.Sistem
Kepercayaan dan Ajaran
Orang-orang
Aborigin memiliki kepercayaan Dream Time. Mereka percaya kepada arwah nenek
moyang dan kekuatan magis yang dimiliki oleh alam terutama binatang. Peranan
Orang Tua sangat signifikan, karena adanya dewan orang tua (Council of Elders)
berperan dalam menentukan perang antar suku,upacara kelahiran,sunatan,pembagian
makanan,dan upacara kematian.
D.
Ritual Adat Aborigin
Suku
Aborigin memiliki banyak ritual dalam kehidupannya,namun ada dua hal yang
sacral dan menonjol yaitu sebagai berikut:
-
Pemakaman
Mereka
menguburkan orang mati dengan cara memakamkannya diatas pohon(tree burial),yang
mempunyai arti untuk menghormati siklus kehidupan. Upacara ini disertai dengan
tari-tarian untuk membuat arwah orang meninggal menjadi tenang. Setelah
beberapa tahun,tulang-tulang yang bersisa dari si mayit digunakan untuk upacara
sacral untuk menghormati arwah nenek moyang mereka.[4]
-
Sunat
Ritual
sunat suku Mardudjara suku Aborigin Australia,mempunyai kriteria untuk pemuda
yang disunat yaitu harus berumur 15-16 tahun,dalam ritual ini pemuda diletakkan
di api unggun,kemudian dada si pemuda diduduki oleh kepala suku dengan menhadap
kea rah kemaluan si pemuda,setelah itu kulit kemaluannya dipotng dengan
menggunakan pisau yang sudah dijampi-jampi,kemudian kepala suku menyuruh si
pemuda membuka mulutnya dan si pemuda harus menelan mentah-mentah kulit
kemaluan yang sudah dipotong,tanpa harus dikunyah.[5]
E.Seni
dan lukisan Aborigin Australia
Seni
pahat batuan dan lukisan kulit kayu yang menampilkan kehidupan Aborigin yang
selaras dengan alam. Hubungan antara masyarakat Aborigin dan lingkungannya
paling terlihat dari penggunaan warna alami dalam lukisan yang terbuat dari
oker (ocher).
[1]
http;//id.wikipedia.org/wiki/Aborigin
[2]
Black War;the destruction of Tasmanian Aborigines,Runoko Ashidi
[3]
Ensiklopedi Nasional Indonesia,penerbit PT Delta Pamungkas,2004
[4]
Tony Swain and Garry Trompf,The religion of oceania,librarian of religious
beliefs and practices.1995,hal.21
[5]http;//5besar.blogspot.com/2012/10/5-besar-adat-pemakaman-unik-dunia.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar