Jumat, 31 Mei 2013

RESPONDING PAPER


Agama Yunani Kuno
Abdul Malik
(1110032100053)
A.Sejarah dan Perkembangan Yunani Kuno
Istilah Yunani Kuno diterapkan pada wilayah yang menggunakan bahasa Yunani pada zaman kuno. Wilayahnya tidak hanya terbatas pada semenanjung Yunani modern,tapi juga termasuk wilayah lain yang didiami orang-orang Yunani, diantaranya Siprus dan kepulauan Aigea, pesisir Anatolia (Lonia pd saat itu). Sisilia dan bagian selatan Italia (Yuanai besar), serta pemukiman Yunani lain yang tersebar sepanjang pantai, kolkhis, Illyria, Tharkia, Mesir, Kyrenaika, Galia selatan, dan Taurika.
Yunani Kuno terbagi menjadi 3 periode,yaitu:[1]
·         Yunani Arkais
Periode Arkais dimulai pada abad ke-8 sm,ketika Yunani mulai bangkit dari zaman kegelapan yang ditandai dengan keruntuhan peradaban Mykenai telah dilupakan,akan tetapi bangsa Yunani mengadopsi alphabet Punisia,memodifikasinya dan menciptakan alphabet Yunani.Sekitar abad ke-9 SM catatan tertulis mulai muncul. Yunani saat itu terbagi-bagi mebnjadi banyak komunitas kecil yang berdaulat,terbentuk sesuai pola geografis Yunani.

·         Yunani Klasik
Athena dan Sparta bersekutu utnuk menghadapi ancaman asing yang sangat kuat dan berbahaya,kekaisaran Persia.Setelah menindas Pemberontakan Ionia, Kaisar Darius 1 dari Persia,Maharaja Kekaisaran Akhemeniyah memutuskan untuk menaklukkan Yunani. Serangan Persia pada tahun 490 SM diakhiri dengan kemenangan Athena dalam pertempuran Marathon dibawah kepempinan Militiades Muda.
Alexander Agung,putra dan pewaris Philippos,melanjutkan perang. Alexander mengalahkan Darius III dari Persia dan menghancurkan kekaisaran Akhemeniyah sepenuhnya, serta memasukkannya ke dalam kekaisaran Makedonia. Karena kehebatannya,ia memperoleh gelar ”Agung”. Ketika Alexander wafat pada 323 SM, kekuasaan dan pengaruh Yunani berada pada puncaknya. Terjadi perubahan politik,sosial dan budaya yang mendasar, semakin  menjauh dari polis (Negara kota) dan lebih berkembang menjadi kebudayaan Hellenistik.
·         Yunani Hellenistik
Dimulai pada tahun 323 SM,ditandai dengan berakhirnya penaklukkan Alexander Agung dan diakhiri dengan penaklukkan Yunani oleh Republik Romawi pada 146 SM. Meskipun demikian berdirinya kekuasaan Romawi tidak memutuskan kesinambungan system sosial kemasyarakatan dan budaya Yunani,yang tetap tidak berubah hingga bangkitnya agama Kristen,yang menandai runtuhnya kemerdekaan politik Yunani.
B. Ajaran dan Praktek Keagamaan Yunani Kuno
Agama Yunani meliputi kepercayaan dan ritual yang dipraktekkan dalam bentuk agama maupun kultus. Agama Yunani mempunyai pengaruh pula sampai diluar Yunani. Banyak orang Yunani yang menyembah dewa dan dewi utama: Zeus, Poseidon, Hades, Apollo, Artemis, Afrodit, Ares, Dionisos, Hefaistos, Athena, Hermes, Demeter, Hestia dan Hera, meskipun filsafat semacam stoikisme dan beberapa bentuk Platonisme mengguakan bahasa yang nampaknya menunjukkan dewa tunggal yang transenden[2]. Kota-kota yang berbeda kadang menyembah dewa yang sama,kadang dengan julukan yang mencirikan mereka sesuai dengan keadaan lokal. Praktik keagamaan orang Yunani meluas sampai ke luar daratan utama Yunani,ke pesisir Ionia di Asia Kecil,ke Yunani besar(Sisilia dan Italia Selatan) dan ke koloni-koloni Yunani yang tersebar di Mediterania Barat,seperti misalnya di Massalia(Marseille). Agama Yunani Kuno dipengaruhi oleh kepercayaan dan kultus Etruska untuk kemudian membentuk banyak bagian dari agama Romawi Kuno.
A.    Asal-usul Masyarakat Yunani
Peradaban pertama berkembang di Pulau Kreta, peradaban ini disebut peradaban Minos (Minoa), kira-kira tahun 2000-1450 SM. Bangsa Minos mungkin datang dari Asia Kecil. Pulau Kreta memiliki istana-istana yang dipimpin oleh seorang raja. Pusatnya ada di Knossos. Peradaban masyarakat ini sudah sangat tinggi, sudah mempunyai kuil-kuil untuk ibadah dan sudah mempunyai ritual keagamaan.
B.     Kerajaan Yunani Kuno
Pada saat Yunani setelah penaklukkan darius mengusir Persia, kemudian ada era kejayaan Yunani (Athena). Runtuhnya Yunani, karena adanya perang antara Sparta dan Athena yang menyebabkan kerajaan Yunani menjadi lemah. Disaat lemah tersebut, Philipus menaklukkan Yunani.
C.     Era Helenisme
Era helenisme adalah era setelah datangnya Alexander the Great. Perpaduan antara kebudayaan Yunani dan Persia pada saat itu yang disebar luaskan oleh raja saat itu.
D.    Peradaban Yunani Kuno
Peradaban yang dibawa oleh Alexander Agung memperkembangkan konsep pemerintahan yang menggabungkan peradaban Antara Yunani dan Persia, membangun negara baru dan membangun imperium.





[1] Http;//id.wikipidea.org/wiki/peradaban di Yunani Kuno
[2] Karen Amstrong,The Great Transformation,Awal Sejarah Tuhan,hal.58

Tidak ada komentar:

Posting Komentar